Mengamankan Sistem Informasi
Berkaitan dengan keamanan informasi yang sebelumnya pernah dibahas. Kali ini ada beberapa tips dan cara yang menurut saya, bisa kita terapkan untuk mengamankan diri kita dari kemungkinan-kemungkinan kejahatan komputer. Paling tidak dari yang terkecil dulu, dan dari diri kita sendiri dulu. karena, pada dasarnya kejahatan komputer yang menyerang sistem komputer kita adalah disebabkan adanya celah atau lubang keamanan yang bisa dimanfaatkan. Kurangnya pengetahuan kita tentang komputer, kurangnya rasa aware kita pada ancaman-ancaman kejahatan komputer, kurangnya kesadaran kita pada celah keamanan yang ada, kurangnya kesiapan kita untuk mengebalkan sistem kita, dan masih banyak sebab lainnya yang bisa menimbulkan akibat negatif pada diri kita.
Langsung aja cekidot yack!!!
Menutup atau menonaktifkan servis-servis yang tidak digunakan
Salah satu hal yang mungkin tidak kita sadari adalah membiarkan keberadaan servis-servis yang kurang penting dalam kondisi terbuka atau aktif yang dapat menjadi celah keamanan pada sistem komputer kita. Ada beberapa alasan yang menyebabkan kita membiarkan servis-servis sistem kita terpasang atau terbuka. Salah satunya adalah karena kurangnya pengetahuan kita tentang servis-servis yang memang telah aktif secara default setelah kita menginstal sistem komputer kita. Hal ini menyebabkan ketakutan kita untuk menonaktifkan servis-servis tersebut, khawatir karena akan ada kerusakan yang akibat tidak aktifnya servis-servis itu, dan banyak hal lainnya. Bila perlu, coba perhatikan servis yang ada pada sistem kalian, pasti sangat banyak ragamnya dan kita juga tidak tau apa fungsi masing-masing servis dan tidak tau servis mana yang paling penting dan paling kita butuhkan saat ini.
Salah satu hal yang mungkin tidak kita sadari adalah membiarkan keberadaan servis-servis yang kurang penting dalam kondisi terbuka atau aktif yang dapat menjadi celah keamanan pada sistem komputer kita. Ada beberapa alasan yang menyebabkan kita membiarkan servis-servis sistem kita terpasang atau terbuka. Salah satunya adalah karena kurangnya pengetahuan kita tentang servis-servis yang memang telah aktif secara default setelah kita menginstal sistem komputer kita. Hal ini menyebabkan ketakutan kita untuk menonaktifkan servis-servis tersebut, khawatir karena akan ada kerusakan yang akibat tidak aktifnya servis-servis itu, dan banyak hal lainnya. Bila perlu, coba perhatikan servis yang ada pada sistem kalian, pasti sangat banyak ragamnya dan kita juga tidak tau apa fungsi masing-masing servis dan tidak tau servis mana yang paling penting dan paling kita butuhkan saat ini.
Mengatur Akses Control Access
Salah satu cara yang umum digunakan untuk mengamankan informasi adalah dengan mengatur akses ke informasi melalui mekanisme “authentication” dan “access control”. Implementasi dari mekanisme ini antara lain dengan menggunakan “password”. Paling tidak inilah 1 hal yang paling mudah kita lakukan untuk mengamankan sistem kita.
Salah satu cara yang umum digunakan untuk mengamankan informasi adalah dengan mengatur akses ke informasi melalui mekanisme “authentication” dan “access control”. Implementasi dari mekanisme ini antara lain dengan menggunakan “password”. Paling tidak inilah 1 hal yang paling mudah kita lakukan untuk mengamankan sistem kita.
Memasang Prokteksi
Untuk lebih meningkatkan keamanan sistem informasi, proteksi dapat ditambahkan. Proteksi ini dapat berupa filter (secara umum) dan yang lebih spesifik adalah firewall. Filter dapat digunakan untuk memfilter e-mail, informasi, akses, atau bahkan dalam level package tertentu. Penangkal lainnya adalah untuk memproteksi sistem kita adalah dengan memasang, meng-update terus anti virus kita.
Untuk lebih meningkatkan keamanan sistem informasi, proteksi dapat ditambahkan. Proteksi ini dapat berupa filter (secara umum) dan yang lebih spesifik adalah firewall. Filter dapat digunakan untuk memfilter e-mail, informasi, akses, atau bahkan dalam level package tertentu. Penangkal lainnya adalah untuk memproteksi sistem kita adalah dengan memasang, meng-update terus anti virus kita.
Firewall
Apa itu firewall? nah firewall ini adalah dinding pemabatas atau didinding pelindung kita dari luar dan dalam sistem kita sendiri. Saya ibaratkan seperti pagar garasi ruamh kita, atau dinding-dinding kanan kiri depan belakang rumah kita, yang pada umumnya merupakan cara pengamanan kita dari dalam dan luar rumah kita. Jadi begini, satu PC atau sistem komputer kita atau disebut dengan istilah host, adalah sebuah rumah untuk data-data kita. Artinya, sebuah firewall itu akan menjadi pembatas antara data-data yang akan masuk dan akan keluar dari dan ke sistem kita.
Apa itu firewall? nah firewall ini adalah dinding pemabatas atau didinding pelindung kita dari luar dan dalam sistem kita sendiri. Saya ibaratkan seperti pagar garasi ruamh kita, atau dinding-dinding kanan kiri depan belakang rumah kita, yang pada umumnya merupakan cara pengamanan kita dari dalam dan luar rumah kita. Jadi begini, satu PC atau sistem komputer kita atau disebut dengan istilah host, adalah sebuah rumah untuk data-data kita. Artinya, sebuah firewall itu akan menjadi pembatas antara data-data yang akan masuk dan akan keluar dari dan ke sistem kita.
Pemantau adanya serangan
Sistem pemantau (monitoring system) digunakan untuk mengetahui adanya tamu tak diundang (intruder) atau adanya serangan (attacking). Nama lain dari sistem ini adalah “intruder detection system” (IDS). Sistem ini dapat memberitahu administrator melalui e-mail maupun melalui mekanisme lainnya.
Sistem pemantau (monitoring system) digunakan untuk mengetahui adanya tamu tak diundang (intruder) atau adanya serangan (attacking). Nama lain dari sistem ini adalah “intruder detection system” (IDS). Sistem ini dapat memberitahu administrator melalui e-mail maupun melalui mekanisme lainnya.
Backup secara rutin
Backup merupakan salah satu tindakan yang bertujuan untuk menyimpan suatu data pada media lain, sehingga suatu-waktu data yang tersimpan itu dapat diambil dan dipergunakan kembali untuk kepentingan fungsionalitas yang sama. Seringkali tamu tak diundang (intruder)masuk ke dalam sistem dan merusak sistem dengan menghapus berkas-berkas yang dapat ditemui. Jika intruder ini berhasil menjebol sistem dan masuk sebagai super user (administrator), maka ada kemungkinan dia dapat menghapus seluruh berkas. Kondisi ketika intruder menjadi super user dan menyerang sistem disebut dengan istilah Replay Attacking.
sumber: https://ismaillfedoc.wordpress.com/2011/10/13/beberapa-cara-mengamankan-sistem-informasi/
Backup merupakan salah satu tindakan yang bertujuan untuk menyimpan suatu data pada media lain, sehingga suatu-waktu data yang tersimpan itu dapat diambil dan dipergunakan kembali untuk kepentingan fungsionalitas yang sama. Seringkali tamu tak diundang (intruder)masuk ke dalam sistem dan merusak sistem dengan menghapus berkas-berkas yang dapat ditemui. Jika intruder ini berhasil menjebol sistem dan masuk sebagai super user (administrator), maka ada kemungkinan dia dapat menghapus seluruh berkas. Kondisi ketika intruder menjadi super user dan menyerang sistem disebut dengan istilah Replay Attacking.
sumber: https://ismaillfedoc.wordpress.com/2011/10/13/beberapa-cara-mengamankan-sistem-informasi/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar